11 September 2009

[sobat-hutan] Konversi Lahan Gambut Picu Asap

 

http://lifestyle.detikyogyakarta.net/konversi-lahan-gambut-picu-asap/

Konversi Lahan Gambut Picu Asap

Published on: 8th September, 2009,

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menilai konversi lahan gambut untuk perkebunan dan aktivitas ekonomi menyebabkan lahan gambut mudah terbakar kemudian menimbulkan bencana asap seperti sekarang ini. Konversi lahan gambut menyebabkab kawasan kubah gambut sebagai kawasan penampung air musim kemarau rusak dan mudah terbakar. Demikian kata Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Arie Rompas, di Palangkaraya, Selasa.

Menurutnya, peladang sering menjadi tertuduh dan dianggap paling bertanggung jawab atas kebakaran ini. Sesunguhnya investasi dan konversi hutan telah terbukti melakukan aktivitas pembakaran, seperti kegiatan perkebunan sawit yang melakukan aktivitas pembukaan kebun mereka.

Dikatakan, Walhi kalteng menemukan sebaran titik api berada diwilayah perkebunan dari pantauan menggunakan satelit Modis pada tanggal 06 maret 2009, terdapat 60 perusahaan terdapat titik api. Perusahaan ini belum satupun di proses secara hukum, justru masyarakat dan petani peladang langsung di proses oleh pihak berwajib.

Lebih lanjut ungkapnya, berbagai upaya telah dilakukan dalam penanggulangan kebakaran, tapi tidak melihat akar persoalan pokoknya dimana rusaknya ekologi merupakan akar munculnya kebakaran ini. Upaya pemerintah penanggulangan bencana selama ini sudah banyak mengeluarkan dana, namun kebakaran terus terjadi, bahkan Gubernur kalteng sendiri telah membuat Peraturan daerah (Perda) pelarangan membakar lahan.

Bahkan Gubernur Kalteng tambahnya, sempat mengeluarkan peraturan gubernur (Pergu No 52 tahun 2008) yang mengatur tata cara pembakaran, namun kemudian dicabut karena dianggap tidak efektif alasan utamanya pembakaran dan kabut asap masih saja terus terjadi di Kalteng.

Diungkapkannya, kondisi asap di Kalteng kian parah justru dijadikan mainan politik birokrasi dan mengorbankan rakyat. Hal tersebut terlihat ketika pencabutan libur anak sekolah ditarik kewilayah politik, guna kepentingan pencitraan pemerintah hingga anak sekolah yang seharusnya diliburkan karena asap di abaikan.

Padahal katanya, kondisi udara sudah membahayakan kesehatan manusia apalagi bagi anak yang rentan terhadap bencana ini. Kondisi ini mengabaikan hak dasar rakyat memperoleh perlindungan dan mendapatkan lingkungan yang bersih bagi warga yang seharusnya di jamin pemerintah

Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah
 
Jl. Cikditiro No. 16  Palangkaraya 73112 Kalimantan Tengah ; Indonesia
Telp     : +(62(0) 536-3226437,
Fax      : +62(0) 536-3238382
e-mail   : kalteng@walhi.or.id
            : rompas@walhi.or.id
Web    : http://www.walhi.or.id/kalteng

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Yahoo! Groups

Mental Health Zone

Mental Health

Learn More

.

__,_._,___

No comments: