11 September 2009

[sobat-hutan] Gubernup siap cabut izin perusahaan perusahaan pembakar lahan

 

Gubernur Siap Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan

PALANGKA RAYA, KP - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menyatakan siap mencabut izin perusahaan yang diketahui melakukan pembakaran lahan dalam kegiatan pembukaan kawasan land clearing.

``Perusahaan besar sudah tegas dilarang keras membakar lahan dengan alasan apapun. Jika terbukti, saya akan cabut izinnya,'' kata Teras Narang, di Palangka Raya, Selasa (11/8).

Pencabutan izin itu dilakukan secara bertahap, dengan menetapkan status quo terlebih dulu terhadap perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan dalam melakukan perluasan areal tanamnya.

Sanksi pencabutan dan status quo perizinan tersebut, merupakan salah satu bentuk sanksi administratif yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, selain sanksi pidana yang juga harus dilakukan aparat penegak hukum.

``Saya akan mengambil tindakan menstatusquokan dulu, sampai nanti lihat perizinannya bagaimana bagi PBS yang terbukti membakar lahan. Tetapi yang jelas prinsip bahwa bagi perkebunan tak ada toleransi,'' tegasnya.

Meski demikian, Teras mengaku hingga kini dirinya belum mendapat laporan secara resmi terkait perusahaan perkebunan yang membakar lahan tersebut.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalteng sebelumnya telah mendesak pemerintah daerah setempat mencabut perizinan perusahaan besar swasta (PBS) yang terbukti melakukan kegiatan pembakaran lahan.

``Pemerintah daerah harus mencabut izinnya, jangan hanya bilang prihatin saja atas aksi itu,'' kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalteng, Ari Rompas.

Ari menilai, pemerintah daerah masih setengah hati dalam menindak perkebunan pembakar lahan karena selama ini tidak pernah ada laporan tindakan atau sanksi untuk perusahaan `nakal' itu.

``Di satu sisi pemerintah berteriak kabut asap, tetapi di sisi lain tidak berani bertindak tegas terhadap situasi ini,'' sindir Ari.

Salah satu alasan pemerintah enggan menerapkan sanksi tegas, lanjutnya, karena jajaran pemerintah masih berpikir pada dampak investasi yang telah ditanamkan perusahaan di wilayah itu.

``Bicara soal dampak, kerugian efek akibat kebakaran lahan dan kabut asap itu justru jauh lebih besar, baik dari sisi ekonomi, kesehatan maupun ekologi, dibandingkan dari nilai investasi yang ditanamkan perusahaan,'' tegasnya. (ant/K-8)
 
 
 
 
 
Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah
 
Jl. Cikditiro No. 16  Palangkaraya 73112 Kalimantan Tengah ; Indonesia
Telp     : +(62(0) 536-3226437,
Fax      : +62(0) 536-3238382
e-mail   : kalteng@walhi.or.id
            : rompas@walhi.or.id
Web    : http://www.walhi.or.id/kalteng

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

No comments: