Film "Menjual Mimpi di Sambak" ini menjadi bagian dari kompetisi Eagle
Award Documentary Competition. Isinya tentang sekelompok masyarakat
yang melihat nilai ekonomi hutan tidak hanya pada kayunya saja.
Fresh : Jumat 17 Oktober 2008 , 19.30 - 20.00
Re-run 1 : Sabtu 18 Oktober 2008, 16.05 s/ 16.30
Re run 2 : Jumat 24 Oktober 2008, 11.05 s/ 11.30
Pada tahun 2002, Perhutani hendak menebang Hutan Negara yang ada di
Desa Sambak, Magelang, Jawa Tengah. Sebagian besar masyarakat,
dimotori oleh Herry Subrastawa, menolak dengan alasan uang dari
penebangan kayu tidak sebanding dengan ongkos membuat hutan dengan
kondisi yang sama. Perhutani menangguhkan penebangan dan menyerahkan
pengelolaan hutan kepada masyarakat. Penduduk Sambak kemudian
memanfaatkan hutan untuk menanam pakan ternak dan menyadap pinus.
Mereka kemudian menjadikan pengelolaan hutan sebagai wisata pendidikan
dengan nama Agrowanawisata Cupumas.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___










0 komentar:
Post a Comment