18 September 2008

[sobat-hutan] KPC Punya Surat Menhut

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/18/00460738/kpc.punya.surat.menhut

KPC Punya Surat Menhut

Tongkang Besar Sementara Tidak Bisa Lewati Muara Sungai Barito
Kamis, 18 September 2008 | 00:46 WIB

Balikpapan, Kompas - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur masih mencari bukti
adanya surat rekomendasi Menteri Kehutanan Nomor 720 Tahun 2002 terkait
permohonan pengajuan perluasan tambang batu bara yang diajukan PT Kaltim
Prima Coal. Polisi belum tetapkan tersangka dalam kasus tumpang tindih
lahan.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Polda Kaltim Inspektur Jenderal Andi
Masmiyat dan Direktur Reserse Kriminal Polda Kaltim Komisaris Besar Arief
Wicaksono di Balikpapan, Rabu (17/9).

Lahan pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC) tumpang tindih
dengan areal hak pengusahaan hutan (HPH) PT Porodisa di daerah Pelikan dan
Melawan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Andi, olah tempat kejadian perkara sudah selesai. Sementara ada
penyelidikan lanjutan, pertambangan PT KPC bisa dibuka kembali.

Kasus ini mencuat setelah kepolisian dan Dinas Kehutanan Kutai Timur menutup
tambang batu bara PT KPC di dua tempat awal Agustus lalu setelah Pemerintah
Kabupaten Kutai Timur dan PT Porodisa melaporkan, PT KPC menambang batu bara
di areal konsesi HPH PT Porodisa.

Semula kegiatan tambang itu diduga belum memiliki izin pinjam pakai hutan
dari menteri kehutanan. Karena itu, Wakil Bupati Kutai Timur Isran Noor
selaku pelaksana tugas bupati mengirim surat ke PT KPC untuk menghentikan
kegiatan pertambangan di dua tempat itu.

Penghentian aktivitas penambangan sempat membuat ribuan karyawan PT KPC dan
beberapa perusahaan kontraktor tambang unjuk rasa karena terancam kehilangan
pekerjaan.

Menurut Direktur Reskrim Polda Kalsel Kombes Arief Wicaksono, pihaknya
menemukan PT KPC telah mengajukan permintaan perluasan areal tambang melalui
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral serta Menteri Kehutanan merespons
lewat surat rekomendasi nomor 720 tahun 2002. "Kalau dilihat tembusan surat,
berbagai pihak terkait seharusnya menerima surat itu, termasuk PT Porodisa,"
katanya.

Belajar dari kasus PT KPC, kata Andi, Polda Kaltim akan meningkatkan
pengamanan bagi 20 perusahaan pertambangan batu bara yang memiliki izin
kontrak pengusahaan pertambangan batu bara. Pertemuan yang akan dilakukan
hari Kamis (18/9) juga mengundang para bupati dan kepala polres setempat.

Sementara itu, Kepala Admintrasi Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Sufrisman
Djaffar mengatakan, pihaknya telah meminta sejumlah perusahaan batu bara di
Kalsel untuk menghentikan sementara pengangkutan batu bara menggunakan
tongkang berkapasitas di atas 10.000 ton di Sungai Barito hingga Minggu
(21/9).

Pengangkutan batu bara hanya diizinkan memakai tongkang bermuatan di bawah
10.000 ton. Penyebabnya adalah tinggi air laut di alur pelayaran Sungai
Barito dari Pelabuhan Trisakti hingga muara menuju laut Jawa hanya 2,2
meter.

"Kalau dipaksakan, tongkang bisa kandas. Tinggi air ideal untung tongkang
besar adalah lima meter," katanya. (FUL)

A

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

No comments: