28 August 2008

[sobat-hutan] Re: [mediacare] Kerugian dari Kerusakan Mangrove Capai Rp 42,585 Triliun



 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, August 28, 2008 10:57 PM
Subject: [mediacare] Kerugian dari Kerusakan Mangrove Capai Rp 42,585 Triliun

Kerugian dari Kerusakan Mangrove Capai Rp 42,585 Triliun
Kamis, 28 Agustus 2008 | 21:38 WIB


KUBU RAYA, KAMIS - Sekretaris Program Lembaga Pengkajian dan Pengembangan (LPP) Mangrove Indonesia Ahmad Faisal Siregar menyayangkan adanya izin usaha tambak yang diterbitkan di areal hutan lindung mangrove. Ia mengungkapkan, kerusakan hutan lindung mangrove di Kabupaten Kubu Raya yang terpantau melalui citra satelit tahun 2007 mencapai 1.700 hektar.


Kerusakan hutan lindung mangrove karena pembukaan usaha tambak itu mulai marak dalam kurun waktu 2002-2003. "Total nilai ekonomi yang disediakan hutan lindung mangrove di sana, termasuk nilai vegetasi dan kemampuannya menyerap karbon, diperkirakan mencapai Rp 50 juta per hektar," katanya.


Dengan perhitungan tersebut, maka kerugian negara akibat kerusakan 1.700 hektar hutan lindung mangrove itu mencapai Rp 85 miliar. Kerugian itu belum memperhitungkan kerusakan struktur tanah dan biaya yang harus dikeluarkan untuk merehabilitasi hutan lindung mangrove yang rusak.


Faisal memberikan gambaran, untuk merehabilitasi hutan mangrove di Jakarta yang digunakan untuk areal tambak dengan luas 1x4 meter sedalam 1,5 meter, dibutuhkan biaya Rp 10 juta. Dengan perhitungan tambak yang dibuka di areal hutan lindung mangrove di Kabupaten Kubu Raya sekitar 1.700 hektar, maka untuk merehabilitasinya dibutuhkan biaya sekitar Rp 42,5 triliun.

 
Syamsul Ardiansyah
Program Manager - Institute for National and Democratic Studies
 


----- Pesan Asli ----
Dari: Eddy Djaja <edllsda99@hotmail.com>
Kepada: mediacare@yahoogroups.com
Terkirim: Kamis, 28 Agustus, 2008 16:32:29
Topik: RE: [mediacare] Pak Tua Pencari Paku

Semua kemiskinan yang melanda Indonesia adalah ulah perbuatan para pemimpinnya yang tidak becus.
Anugrah Tuhan berupa kekayaan alam yang melimpah habis dikuras oleh pemimpin-pemimpin yang korup.
Jadi sampai kapanpun Indonesia tidak akan bangun dari keterpurukannya.
Mungkin sudah takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa.


Eddy Djaja
Personal website:
http://eddydjaja. tripod.com
Business website:
http://emeraldtour. tripod.com
Note:
If your browser cannot click - copy and paste to the www address box.







To: mediacare@yahoogrou ps.com
From: agussyafii@yahoo. com
Date: Thu, 28 Aug 2008 04:36:51 +0000
Subject: [mediacare] Pak Tua Pencari Paku

Pak Tua Pencari Paku

"Sudah tidak terasa sakit" kata pak tua itu yang wajahnya penuh dengan
keriput, hitam legam sambil memegang besi semberani alat untuk mencari
paku dipinggiran jalan Ciledug Raya. Pak tua itu memegang tangannya
yang terserempet angkot. Saya menawarkan untuk berobat namun pak tua
itu menolaknya. Saya mengantarkan untuk pulang, katanya hari ini belum
mengumpulkan paku untuk dijual. Akhirnya kami berdua minum teh botol
diwarung pinggir jalan.

Berkali-kali pak tua itu ngatakan masih untung dirinya hanya
terserempet tangan, tidak sampai luka parah. Masih bisa berjalan dan
bisa menikmati minum teh botol. Pak tua itu bertutur, dua tahun lalu
dirinya pernah ketabrak truk sampah dan hanya dirawat di bawah kolong
jembatan, "alhamdulillah mas, dalam waktu 1 bulan saya sudah bisa
kembali berjalan mencari paku."

Miris rasanya mendengar penuturannya, ditengah hidup yang kian sulit,
pak tua berjuang sendirian menghadapi hidup karena Istrinya sudah lama
meninggal dan dua anaknya menjadi pemulung di bantar gebang. Sementara
kehidupannya hanya mengandalkan dengan mencari paku dan barang-barang
bekas.

terdengar suara napas yang terasa berat, sebuah potret orang yang
hidup dijalanan yang menggantungkan harapan pada kebaikan rizki yang
berserakan di jalan. Wajahnya selalu penuh syukur terhadap semua
nikmat yang dianugerahkan padanya.

Kala terik panas menyengat saya pamit hendak melanjutkan perjalanan ke
kantor. Pak tua itu mengucapkan terima kasih. Padahal sayalah yang
seharusnya mengucapkan terima kasih padanya.. Pertemuan yang singkat
itu bagaikan saya membaca ayat-ayatNya pada pagi hari ini.

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara
keduanya tanpa hikmah". (QS Shaad 38 : 27).

Dari pertemuan itu saya mengambil satu hikmah bahwa hidup seberat
apapun akan menjadi ringan jika kita senantiasa bersyukur terhadap
semua anugerahNya sekalipun hal itu pahit.

sumber, http://agussyafii. blogspot. com

Salam Cinta,
agussyafii

=======
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye "Yuk, Bersahabat Dengan
al-Quran" silahkan kirimkan dukungan dan komentar anda di
http://agussyafii. blogspot. com atau sms 087 8777 12 431




Get ideas on sharing photos from people like you. Find new ways to share. Get Ideas Here!


Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Yahoo! Groups

Familyographer Zone

Join a group and

share your pictures.

.

__,_._,___

No comments: