31 July 2008

[sobat-hutan] Re: Gabung yuk..untuk Aksi Bersih Taman Nasional Gede Pangrango, 9Agustus 2008!

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, August 01, 2008 9:42 AM
Subject: Gabung yuk..untuk Aksi Bersih Taman Nasional Gede Pangrango, 9Agustus 2008!

Dear teman-teman



WWF-Indonesia mengajak teman-teman untuk bergabung dalam kegiatan Aksi Bersih Taman Nasional Gede Pangrango.

Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2008
Rute : Panyancangan & Rawa Gonggong - masuk via Cibodas
Jarak tempuh : 45 menit-1 jam perjalanan

Biaya kegiatan :
--> Rp. 20.000,- (untuk supporter WWF- termasuk biaya transportasi dan makan siang)
--> Rp. 150.000,- (untuk non-supporter WWF-termasuk keanggotaan menjadi Sahabat Alam, Member Card Sahabat Alam, transportasi dan makan siang)

Win the doorprize:)


Limited for 40 participants.

RSVP :

Irene/Hendra

WWF-Indonesia
Kantor Taman A9 Unit A-1
Kawasan Mega Kuningan
Jakarta 12950
Tel: +62 21 5761070 ext. 103/109
Fax: +62 21 5761080


see you there!

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "pandashop" group.
To post to this group, send email to pandashop@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to pandashop+unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/pandashop?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

Stay healthy

and discover other

people who can help.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Warga Karangasem Krisis Air

Refleksi: Jangan merusak hutan dan peliharalah kebersihan lingkungan serta kesehatan sungai, bila hal tsb diperhatikan  akan sangat membantu mencegah kekuragnan air kebutuhan hidup sehari-hari..
 
 
Selasa, 29 Juli 2008 | BP
 
Warga Karangasem Krisis Air
Jalan 4 Km, Antre Mulai Tengah Malam
Ketut Merta membangunkan istrinya tengah malam. Demikian juga kedua anaknya harus bangun dari tidur lelapnya. Walaupun rasa kantuk masih berat dan mata belum terbuka lebar, mereka bergegas mengambil ember. Tak ada keluhan. Ibarat jarum jam mereka terus berjalan, tanpa pernah berhenti berjuang menyambung hidup; mendapat seember air.



DEMIKIAN keseharian warga Mekar Sari Banjar Kangin, Seraya Timur, Karangasem ketika musim kemarau tiba. Tidak hanya Merta, juga ada keluarga I Wayan Salin. Nasibnya sama, harus bangun tengah malam lalu berjalan 4 km pulang pergi (pp) untuk mendapat seember air.

Merta saat ditemui antre air di Tukad Item, Senin (28/7) kemarin mengatakan, dirinya, istri dan dua anaknya yang sudah cukup besar dikerahkan untuk mencari air. Dia mesti rela bangun pukul 24.00 malam berjalan sekitar 2 km ke Tukad Item, guna mencari seember air. Di sungai kering itu, dia dan sejumlah warga lainnya yang senasib berebut membuat lubang di dasar sungai. Dia mesti antre menunggu rembesan air sekitar 15 menit. Hasilnya hanya satu ember air. 'Airnya memang keruh, tetapi sampai di rumah kita tunggu agar kotorannya mengendap di bawah. Air ini sekadar untuk memasak dan minum ternak, anggota keluarga kami jarang mandi. Kalau pergi jauh seperti kondangan atau sembahyang, cukup cuci muka atau membasuh badan sedikit dengan kucuran air dari bekas botol air mineral yang dilubangi,' papar Merta tanpa malu menceritakan penderitaannya.

Tetangganya, Wayan Salin, menyampaikan hal yang sama. Dia mengaku mesti pergi ke sungai sekitar pukul 02.00 malam dan antre air di sungai setelah berjalan sekitar 2 km. Salin juga mengaku jarang mandi. 'Pada musim kemarau warga di sini jarang bisa mandi. Tiga hari sekali belum tentu mandi. Yang penting mendapatkan air untuk minum, memasak dan minum ternak agar sapi atau babi tak mati,' ujar Salin.

Warga di Desa Tengah dan Seraya Barat yang bermukim di pegunungan juga mengalami krisis air bersih. Selain air hujan di cubang sudah kering, proyek pipanisasi dari mata air Tirta Ujung mangkrak sejak tahun lalu. Masalahnya, mesin terbakar dan kabelnya meleleh sebagai akibat terlalu panas terus beroperasi memompa air ke Desa Seraya. Sementara sebuah truk tangki bantuan pemerintah yang dikelola secara swadaya tengah diperbaiki, setelah tak bisa dipakai karena tak ada ban.

Kondisi masyarakat Karangasem di desa pegunungan lainnya, tak jauh berbeda. Warga di Desa Besakih juga mesti menunggu aliran air PDAM secara bergiliran, karena kapasitas pompa enam tingkat sangat kecil sekitar 5 liter per detik. Sementara proyek sumur bor di dekat Pura Batu Madeg, Besakih sudah dua kali gagal dengan anggaran masing-masing sekitar Rp 300 juta. 'Setelah dibor sedalam sekitar 110 meter, ternyata airnya tak juga keluar karena terhalang batu yang besar,' ujar Wakil Ketua DPRD Karangasem IGB Karyawan asal Desa Besakih.

Klian Banjar Tigaron Timur, Kubu, Karangasem, Ketut Rukiana, mengaku prihatin dengan warganya di pegunungan yang krisis air bersih rutin tiap musim kemarau tiba. Sebagai klian pihaknya mengaku tak mampu memberikan banyak penjelasan, saat warganya menuntut diperjuangkan air bersih. Soalnya, sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah namun jalan keluarnya tak kunjung tiba. Warga yang mampu kalau ada upacara, terpaksa membeli air bersih kepada pemasok menggunakan mobil tangki. Bagi warga yang di pelosok dan bisa dijangkau dengan sepeda motor, membeli air dengan jeriken volume 30 liter. Harga air tergantung jaraknya, namun satu tangki antara Rp 60 ribu sampai Rp 150 ribu di pegunungan.

Warga Bukit Mangun, Kubu, Made Mangku Surata, mengatakan memang ada truk tangki yang dikelola di kecamatan. Namun untuk sopir dan BBM serta pemeliharaan truk tangki itu tentu pihak pemohon bantuan air bersih juga mesti membayar biaya operasional. 'Tak ada bantuan air gratis.'

Menurut Mangku Surata, justru biaya air dari mobil tangki bantuan pemerintah lebih mahal dibandingkan membeli kepada penjual air. Soalnya, konvensasi bantuan air dari truk tangki Rp 70 ribu per tangki, sama dengan membeli air di penjual umum.

Warga Seraya berharap Bupati Karangasem segera mencarikan jalan keluar agar masyarakat pegunungan lebih mudah mendapatkan air bersih. Soalnya, untuk membeli air warga miskin tak mampu karena sampai di Seraya Timur harga air satu truk tangki mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 400 ribu.

Anggota DPRD asal Kubu, Nyoman Oka Antara, mengatakan keluarganya di Tianyar Barat tiap minggu membeli air rata-rata satu truk tangki dengan harga berkisar Rp 70 ribu. Sementara warga yang lebih di pegunungn seperti di Peradi mesti membeli air dengan harga Rp 80 ribu per satu truk tangki. 'Jika memelihara beberapa sapi dan babi, satu truk tangki cukup hanya untuk satu minggu,' katanya. (bud)

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Curves on Yahoo!

Share & discuss

Curves, fitness

and weight loss.

Find Balance

on Yahoo! Groups

manage nutrition,

activity & well-being.

.

__,_._,___

30 July 2008

[sobat-hutan] Marah Gurunya Dikritik, Murid Cak Nun Ancam Bakar Posko Korban Lapindo

SatuDunia, Jakarta. Kekerasan masih saja menjadi alat bagi penyelesaian persoalan di negeri ini. Kali ini, menimpa aktivis sosial yang mendampingi korban Lapindo di Sidoarjo. Seseorang yang mengaku sebagai murid Emha Ainun Najib alias Cak Nun mengancam hendak membakar posko korban Lapindo di Sidoarjo. Pasalnya, sang murid merasa tersinggung atas tulisan korban Lapindo di web korban lapindo (http://korbanlumpur.info) yang dinilai mediskriditkan sang guru.


sumber di: http://satudunia.net/node/2638

 


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Get it all here

Breaking news to

entertainment news

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Kisruh Penghentian Tambang Bakrie

Koran TEMPO/Kamis, 31 Juli 2008


Ekonomi dan Bisnis



Kisruh Penghentian Tambang Bakrie
Bupati Kutai Timur Tantang Kaban

"Saya atau Menteri Kehutanan yang ngawur?"

--Isran Noor, pelaksana tugas Bupati Kutai Timur--


SANGATTA -- Pelaksana tugas Bupati Kutai Timur, Isran Noor, geram bukan kepalang. Nada bicaranya mengeras saat menanggapi tudingan Menteri Kehutanan Malem Sambat Kaban bahwa langkahnya menghentikan kegiatan penambangan PT Kaltim Prima Coal dan PT Perkasa Inakakerta merupakan kebijakan ngawur.


"Saya yang ngawur, apa Menterinya yang ngawur?" kata Isran, sewot. Menurut dia, kebijakan yang telah dikeluarkannya sudah sesuai dengan aturan. Ia juga menegaskan kebijakannya menindaklanjuti hasil audit Inspektorat Jenderal Departemen Kehutanan.

Hasil audit itu termuat dalam laporan berjudul "Matriks Tindak Lanjut Temuan Hasil Audit Inspektorat Jenderal Departemen Kehutanan" tertanggal 18 Juni 2008. Salah satu item­-nya berisi tentang temuan kegiatan tambang dan kebun yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Berdasarkan temuan itu, laporan tersebut pun memuat rekomendasi agar Kepala Dinas Kehutanan Kutai Timur segera menyurati Bupati agar menghentikan kegiatan lapangan Kaltim Prima dan Inakakerta di area hak penguasaan hutan PT Porodisa Trading & Industrial, plus mengenakan sanksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.


"Saya menegakkan hukum untuk mendukung iklim investasi dengan menjamin kepastian hukum di Kutai Timur," katanya. Karena itu, Isran mengaku heran dengan sikap Kaban. Lagi pula, kata Isran, kebijakannya didasarkan pada rekomendasi dari pejabat eselon I di departemen yang dipimpin Kaban. "Seharusnya Menteri itu mendukung saya," ujarnya. "La kok sekarang malah menyalahkan saya."


Kisruh ini berawal dari keluarnya surat pelaksana tugas Bupati Kutai Timur, Isran Noor, pada 11 Juli lalu yang memerintahkan penghentian kegiatan penambangan PT Kaltim Prima Coal dan PT Perkasa Inakakerta.


Kaltim Prima merupakan perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia milik Keluarga Bakrie, sedangkan Inakakerta anak perusahaan PT Bayan Resources (baca boks). Kedua perusahaan tambang ini dinilai telah melakukan pelanggaran karena menambang di area hak penguasaan hutan PT Porodisa Trading & Industrial. Kepolisian Daerah Kalimantan Timur sedang menyelidiki kasus ini.


Keputusan ini rupanya tidak mendapat sokongan penuh dari jajaran pemerintah pusat di Jakarta. Menteri Kehutanan M.S. Kaban sudah tegas-tegas menyatakan tidak ada pelanggaran. "Bupatinya ngawur," katanya (Koran Tempo, 29 Juli).


Menurut Kaban, keputusan itu pun dibuat tanpa koordinasi dengan pihaknya. Ia juga heran kenapa hal ini baru dipersoalkan sekarang, meski mengakui bahwa area itu berstatus hak penguasaan hutan PT Porodisa, yang kini tengah dimintakan perpanjangan masa berlakunya.


Ketika ditanyakan, bukankah keputusan Bupati didasarkan pada hasil audit Inspektorat Jenderal Departemen Kehutanan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kalimantan Timur, Kaban saat itu hanya berujar, "Beri data kepada saya, jangan mengira-ngira."


Penolakan juga datang dari Direktur Jenderal Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Bambang Setiawan. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten tidak berwenang menghentikan kegiatan perusahaan. "Itu hak pemerintah pusat," katanya.


Isran tak mau berpolemik soal ini. Kebijakan itu, kata dia, hanya ditujukan untuk wilayah yang bermasalah. "Saya tak mengurusi tambangnya," ujarnya. Ia pun balik bertanya, "Kalau saya tak menindaklanjuti hasil audit, di mana moral saya? Saya ini menjalankan sumpah."

Menurut dia, keputusan itu dikeluarkannya dengan maksud mempermudah penyelidikan yang kini sedang dilakukan kepolisian. Toh, kata dia, kegiatan yang dihentikan pun hanya di area yang bermasalah. Karena itu, ia lagi-lagi tak habis pikir dengan sikap Menteri Kaban. "Terus terang saya merasa aneh dengan Menteri Kehutanan," tuturnya. "Semestinya saya dibela, karena saya membela kebijakannya."


Berbeda dengan pemerintah pusat, Bupati Kutai Timur Awang Faroek Ishak--kini maju dalam pemilihan Gubernur Kalimantan Timur--menyatakan dukungan terhadap kebijakan Isran, guna mempermudah penyelidikan kepolisian.


Ia juga mengaku sudah lama mengetahui penggunaan lahan itu tumpang-tindih antara Kaltim Prima dan Porodisa. Padahal, jika Kaltim Prima ingin mengeksploitasi lahan itu, seharusnya ada izin pinjam pakai dulu dari Departemen Kehutanan. "Mereka tak punya itu," ujar Awang di Samarinda kemarin.


Tudingan ini dibantah Manajer Umum Kaltim Prima Harry Miarsono, Senin lalu. Menurut dia, Kaltim Prima telah memperoleh izin pinjam pakai 13 ribu hektare lahan di atas tanah tersebut dari Menteri Kehutanan pada 1990. Pada 2002, perusahaan pun mengajukan izin perluasan lahan 8.000 hektare. "Semua izin sudah kami dapat dari Menteri Kehutanan," katanya.


Agar tak berlarut-larut, Awang meminta Departemen Kehutanan dan Departemen Energi duduk satu meja, dengan melibatkan pemerintah daerah. Namun, ia kecewa kedua perusahaan itu tidak mengindahkan kebijakan pemerintah Kutai Timur, yang meminta aktivitas penambangan dihentikan sementara. Firman Hidayat (Sangatta)


Langkah Bayan Tak Surut

Tekad PT Bayan Resources menjual sahamnya ke publik sudah bulat. Manajemen Bayan pun berusaha meyakinkan bahwa proses pengurusan penjualan perdana saham perusahaan tambang ini di Badan Pengawas Pasar Modal tidak akan terganggu oleh kisruh salah satu anak perusahaannya di Kutai Timur.


Menurut Direktur Bayan Jenny Quantero, manajemen Bayan telah menyerahkan semua dokumen terkait kepada Badan Pengawas. "Proses IPO Bayan akan tetap berjalan sebagaimana jadwal yang ditentukan," ujarnya dalam siaran persnya Selasa lalu. "Kami berharap minggu ini akan mendapat persetujuan dari Bapepam."


Penegasan itu disampaikan Jenny sehubungan dengan keluarnya kebijakan pemerintah daerah Kutai Timur menghentikan kegiatan tambang PT Perkasa Inakakerta, anak perusahaan Bayan, dan PT Kaltim Prima Coal, milik Keluarga Bakrie. Keduanya dinilai melakukan pelanggaran karena menambang di area hak penguasaan hutan milik PT Porodisa.


Buntut dari keputusan itu, kabarnya, rencana penjualan saham Bayan terganjal. Pernyataan efektif Bapepam belum juga dikantongi, padahal semula ditargetkan sudah keluar pada 25 Juli dan masa penawaran saham dilakukan pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2008. "Kami memang membahas soal ini," kata Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Rill Bapepam Nurhaida (Koran Tempo, 29 Juli).


Jenny membantah tudingan pemerintah Kutai Timur. Menurut dia, Inakakerta telah mengantongi perjanjian kerja sama pengusahaan pertambangan batu bara dan selama ini tunduk pada aturan pemerintah pusat. Ia juga menegaskan Inakakerta akan terus mengkonsultasikan persoalan ini dengan Menteri Energi dan aparat pemerintah terkait. "Untuk memastikan operasionalisasi perusahaan tetap berjalan lancar dan sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.


Bayan Group merupakan produsen batu bara terbesar kedelapan di Indonesia berdasarkan volume produksinya pada 2007. Kelompok usaha ini memiliki pertambangan, pemrosesan, dan logistik batu bara yang terintegrasi.

koran
 

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

.

__,_._,___

29 July 2008

[sobat-hutan] Siaran Media: Panasonic Indonesia menggelar Kid Witness News 2008 bertema Lingkungan Hidup

Siaran Media
 
Untuk diberitakan segera
 

Panasonic Indonesia menggelar Kid Witness News 2008

Ajang kreatif bagi anak-anak Indonesia dalam kompetisi pembuatan video bertema Lingkungan Hidup
 
 
 
Jakarta, 29 Juli 2008 – Panasonic Gobel Indonesia kembali menyelenggarakan lomba tayangan video tingkat anak-anak bertajuk Kid Witness News (KWN) Indonesia 2008. KWN merupakan ajang kompetisi pembuatan video singkat untuk pelajar usia 10-15 tahun se-Indonesia, bertemakan Lingkungan Hidup. Di Indonesia, KWN pertama kali diselenggarakan pada 2004, dan tahun ini adalah kompetisi yang ke-5 kalinya.
 
"Tujuan utama kami menggelar event ini adalah untuk menstimulasi kreativitas di kalangan para siswa dan memunculkan kemampuan berkomunikasi di antara mereka. Selain itu, ajang ini ditujukan untuk menciptakan kerja sama tim di antara para siswa dalam mengerjakan tugas di lapangan dan aktivitas lain terkait dengan pembuatan film tersebut," tutur Siswanto Karyogoeno, Direktur HRD Panasonic Indonesia. "Oleh karena itu kami berupaya menyediakan wadah untuk mengasah sisi pendidikan anak lewat program yang menarik ini. Kami yakin KWN dapat menstimulasi daya inovasi, pemahaman, kreativitas dan analisa para pesertanya," lanjut Siswanto.
 
Di tahun yang kelima ini, KWN Indonesia mendapat restu dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Indonesia, serta mendapat dukungan penuh dari para mitra yaitu Institut Kesenian Jakarta (Fakultas Film & Televisi), Trans 7, Female Radio, PT. Padang Digital Indonesia, Hope Worldwide Indonesia, WWF dan PT. Senjaya Bersama Utama. " Harapan kami dengan kerja bareng bersama para mitra yang berdedikasi dan berkompeten ini, kami bisa terus meningkatkan kualitas KWN Indonesia, setara dengan negara-negara maju lain," tutur Susy Darmayanti, Corporate Communication Manager PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI).
 
Seperti tahun lalu, tema tahun ini adalah Lingkungan Hidup. Harapan dari panitia KWN Indonesia 2008, para peserta bisa menampilkan karya yang lebih kental dari sisi lokalitas dan punya nuansa positif dari isu lingkungan hidup di Indonesia.  Untuk itu panitia sepakat memilih subtema bertajuk "Lihat sekitarmu dan ceritakan pada Dunia". Menurut Subagjo Budisantoso, pengajar IKJ sekaligus salah satu juri KWN Indonesia 2008, Indonesia kaya akan berbagai aktivitas pelestarian lingkungan hidup yang sangat positif di seluruh yang bisa kita perlihatkan kepada dunia. "Lewat KWN ini, kami yakin anak-anak Indonesia bisa menyajikan karya mereka untuk mendukung pelestarian lingkungan," papar Subagjo.
 

KWN Indonesia 2008
 
 
Persyaratan untuk mengikuti KWN 2008, satu kelompok peserta terdiri dari 2-10 siswa dan didampingi seorang guru pembimbing. Pada tahap awal seluruh peserta dari seluruh kota di Indonesia akan dikompetisikan untuk membuat storyline/naskah/jalan cerita yang kemudian oleh tim juri dari seluruh partner akan disaring (screening) menjadi 10 storyline terbaik dan kemudian mereka akan mendapatkan training dan pelatihan pembuatan video dari PGI dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Pelatihan IKJ diberikan bertujuan bukan sekadar memberikan kemampuan para finalis untuk memberikan sentuhan estetis pada setiap karyanya akan tetapi harapannya adalah agar mereka bisa melahirkan karya monumental dan menjadi kebanggaan bangsa.
 
Tahapan berikutnya, bagi peserta yang lolos 10 besar, Panasonic memberikan hadiah berupa masing-masing 1 unit Panasonic Ecam NV GS330 dan menyediakan berbagai perangkat produksi lengkap seperti , yakni (1) Panasonic AVC HD Camera HMC 72 + Tripod; (2) Panasonic SD Card; (3)Panasonic Microphone (+ KWN Cube); (4) KWN Shirt/Vest, Badge, Clipboard and Pen. Selain itu, Panitia juga memperlengkapi peserta dengan DVD + Buku Panduan bagi Siswa dan Guru.
 
Aspek penjurian video terdiri dari 5 bidang, yakni (1) Aspek penulisan meliputi kreativitas, originalitas, dan kandungan lokal; (2) Aspek Videografi meliputi kualitas gambar, fokus objek, tata cahaya dan warna; (3) Aspek Suara meliputi kejelasan suara, kemampuan narasi, efek suara dan musik; (4) Aspek Editing meliputi harmonisasi dalam penggabungan klip-klip, efek visual, dan tampilan terjemahan dalam bahasa Inggris; (5) Aspek komprehensif meliputi kejelasan dan akurasi tema.

Susunan Dewan Juri KWN tahun ini di antaranya Subagjo Budisantoso (IKJ), Brigitta Isworo Laksmi (wartawan senior) dan para juri dari seluruh partner yaitu dari KLH, Trans 7, Female Radio, PT Padang Digital Indonesia, Hope Worldwide Indonesia, WWF dan PT Senjaya Bersama Utama.

Karya peserta kompetisi KWN dalam format video berdurasi maksimal 5 menit dengan berbagai alternatif konten, antara lain film dokumenter, reportase, drama, animasi kartun, dan materi kreatif lainnya. Seluruh pengambilan gambar menggunakan Panasonic Camera dan hasil video direkam dalam DVD Panasonic. Transkrip ucapan bahasa Indonesia dan diterjemahkan dalam teks berbahasa Inggris.
 
Catatan dari KWN 2007 yang lalu
 
Juara KWN Indonesia 2007 lalu adalah pelajar dari Jubilee School–Jakarta Utara, dengan karya berjudul "Bakau". Tim ini terdiri dari  Adeline Tiffanie Suwana, Sean TP Kusmuljadi dan Monica Celine Sutiono, pembimbing Aidil Farhan dan kepala sekolah Shantyaswari Prihandini. Karya ini berhasil masuk lima besar (Top 5) KWN Global 2008, untuk bersaing dengan 4 negara lainnya: Inggris,  Amerika Serikat, Polandia, dan Hongkong, plus negara tuan rumah, Jepang.  Di KWN Global 2008 yang berlangsung di Tokyo, Jepang pada 19 Juni 2008 lalu, Jubilee School berhasil meraih 2 Awards: Ecology Award dan Web Award  (website vote). Web awards sendiri merupakan salah satu kategori yang sangat menarik karena dipilih langsung oleh pengakses web KWN.
 
"Mereka berhasil membuka sebuah wacana di dunia internasional bahwa anak Indonesia memiliki kreativitas tinggi dalam menghasilkan video bermutu. Tidak ada rasa gentar dari putra-putri kita dalam menghadapi peserta dari lima negara lain, malah sebaliknya mereka mampu meraih dua penghargaan sekaligus. Terpilihnya tim Indonesia sebagai juara kategori membuktikan bahwa mereka mampu menerjemahkan konsep mereka di dalam alur cerita yang menarik bagi khalayak ramai," jelas Susy Darmayanti. Tak lupa ia berharap semoga pemenang dari Indonesia kelak dapat mencetak prestasi di ajang KWN Global, seperti yang telah ditorehkan oleh pemenang KWN Indonesia tahun-tahun sebelumnya.
 
 
Sekilas tentang KWN
 
Penyelenggaraan KWN dimulai pada tahun 1989 oleh Panasonic Amerika Serikat. Kemudian menyebar ke negara lain di Eropa, Asia dan Jepang. Hingga saat ini, tidak kurang dari 10.000 pelajar dari 626 sekolah di 24 negara telah berpartisipasi dalam program tahunan tersebut. Di Indonesia, KWN pertama kali diselenggarakan pada 2004. KWN dirancang sebagai program untuk meningkatkan kreatifitas dan kerjasama para siswa. Dengan bimbingan para gurunya, dari KWN ini diharapkan para siswa bisa meningkatkan kepekaan mereka terhadap lingkungan dan tempat tinggal mereka.

Untuk keterangan lengkap KWN Global, silakan klik ke
 
http://panasonic.net/kwn
 
dan KWN Indonesia ke
 
 
 
Sekilas tentang Kelompok Panasonic di Indonesia
 
Sejarah kelompok Panasonic di Indonesia dimulai saat ditandatangani kerjasama teknik antara PT Transistor Radio Manufacturing yang didirikan oleh Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel (Alm.) dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. Japan di tahun 1960, dan diikuti dengan didirikannya PT National Gobel (saat ini bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia) pada tahun 1970.
 
Saat ini telah berdiri 16 perusahaan dengan total investasi US$ 426 Juta, dan mempekerjakan sekitar 22.281 karyawan. Total penjualan yang berhasil dibukukan di tahun 2006 mencapai US$ 1,52 milyar dimana 84% di antaranya adalah ekspor.

Sekilas tentang PT. Panasonic Gobel Indonesia

PT. Panasonic Gobel Indonesia adalah perusahaan pemasaran, penjualan dan service untuk seluruh produk elektronik Panasonic, dari audio visual, televisi, home appliances, air conditioner, digital still camera, digital video camera, health & beauty care, battery dan lampu. Semua produk Panasonic tersedia di dealer-dealer resmi kami di seluruh Indonesia.
 
 
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Susy Darmayanti
Corporate Communication – PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika 14 (Cawang II), Jakarta 13630
Phone : +62-21-8090108 ext.2601
Fax : +62-21-80883504
e-mail :
susy.darmayanti@id.panasonic.com
 

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Mohon pemindahan alamat email di milis

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Fashion News

What's the word on

fashion and style?

Dog Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to dogs.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Fw: [mediacare] Lomba Penulisan untuk Jurnalis : KONSERVASI ORANGUTAN DAN HABITATNYA


----- Original Message -----
From: "AJI Jakarta" <ajijak@cbn.net.id>
To: <ajisaja@yahoogroups.com>; <jurnalis_jakarta@yahoogroups.com>;
<mediacare@yahoogroups.com>; <mediacare@yahoogroups.com>;
<milis@tifafoundation.org>; <pengurus_ajijak@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, July 29, 2008 12:06 PM
Subject: [mediacare] Lomba Penulisan untuk Jurnalis : KONSERVASI ORANGUTAN
DAN HABITATNYA

> Lomba Penulisan untuk Wartawan
> "KONSERVASI ORANGUTAN DAN HABITATNYA"
>
>
> Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, ProMedia dan Orangutan
> Conservation Services Program (OCSP) mengadakan Lomba Jurnalistik dengan
> Tema Konsevasi Orangutan dan Habitatnya.
>
> SYARAT
> 1. Jurnalis media cetak dan online yang terbit di Indonesia (dilengkapi
> dengan fotokopi kartu pers dan melampirkan surat pengantar dari pemimpin
> redaksi medianya)
>
> 2. Karya jurnalistik yang diikutsertakan adalah karya yang pernah
> dipublikasikan antara Juli 2008 sampai akhir 15 Oktober 2008.
>
> DEADLINE
> Karya jurnalistik diterima panitia paling lambat 18 Oktober 2008. (CAP
> POS)
>
> PENGUMUMAN PEMENANG
> 5 Nopember 2008
>
>
> TEMA
> "KONSERVASI ORANGUTAN DAN HABITATNYA"
>
> Sub TEMA
> 1.Pentingnya konservasi orangutan bagi Indonesia
> 2.Alih fungsi habitat orangutan sebagai ancaman terhadap populasi
> orangutan.
> 3.Perburuan dan perdagangan orangutan.
> 4.Illegal loging sebagai ancaman terhadap orangutan dan habitatnya
> 5.Formulasi dan implementasi regulasi tentang konservasi orangutan
> dan habitatnya..
>
> DEWAN JURI
> Dwi Setyo Irawanto (Jurnalis Senior), Dr. Sri Suci Atmoko (Asosiasi
> Pemerhati dan Peneliti Primata Indonesia/APAPI), dan Jamartin Sihite
> (OCSP).
>
> HADIAH
> Hadiah I : Rp. 10.000.000
> Hadiah II : Rp. 7.500.000
> Hadiah III : Rp. 5.000.000
> Hadiah IV : Rp 5.000.000 (Untuk Kategori pengirim berita terbanyak
> dan kontekstual)
>
>
> Kirimkan karya jurnalistik ke
> SEKRETARIAT AJI JAKARTA
> Jl. Prof. Dr Soepomo No. 1A,
> Menteng Dalam, Jakarta Selatan
> Telp/fax 021-83702660
> Email : ajijak@cbn.net.id
>
> Atau hubungi panitia
> 1. Hari Nugroho, 08161854142, harinugr@yahoo.com
> 2. Shanti Fitria, 08123354877, shanty_fitria@yahoo.com
>
> ======================
> Sekretariat AJI JAKARTA
> Jl. Prof. Dr. Soepomo No 1 A
> Kompl. BIER, Menteng Dalam
> Jakarta Selatan 12870
> Telp/fax. +62-21-83702660
> Website : www.aji-jakarta.org
> ======================
>
> ------------------------------------
>
> Mailing list:
> http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
>
> Blog:
> http://mediacare.blogspot.com
>
> http://www.mediacare.biz
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Fashion News

What's the word on

fashion and style?

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

.

__,_._,___

28 July 2008

Re: [sobat-hutan] Hutan Merapi Terbakar

 
Bisa saja dibikin teras dan di tanam.
 
----- Original Message -----
From: mediacare
Sent: Monday, July 28, 2008 2:15 AM
Subject: Re: [sobat-hutan] Hutan Merapi Terbakar

Mana cocok kebun kelapa sawit di lereng Merapi? Apalagi Merapi itu di Pulau Jawa bung.
 
Biasanya untuk ladang, pemukiman dan perluasan kebun sayur mayur..
 
 
 
 
----- Original Message -----
From: Sunny
Sent: Tuesday, July 29, 2008 2:15 AM
Subject: [sobat-hutan] Hutan Merapi Terbakar

Refleksi: Hutan terbakar ataukah  sengaja dibakar untuk maksud perkebunan kelapa sawit?
 
 

27/07/08 21:42

Hutan Merapi Terbakar



Magelang, (ANTARA News) - Kawasan hutan Gunung Merapi di Desa Kemiren Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Minggu petang terbakar.

Kepulan asap mulai terlihat sekitar pukul 17:00 WIB di gunung yang terletak di perbatasan Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu.

Camat Srumbung Ali Setyadi mengatakan lokasi kebakaran berada sekitar lima kilometer di atas pemukiman penduduk sehingga belum membahayakan warga.

Petugas gabungan kehutanan dari Musyawarah Pimpinan Tingkat Kecamatan (Muspika) Srumbung dan warga masih memantau rembetan kobaran api.

"Jika membahayakan warga kami segera bertindak memadamkan api," kata Ali.

Terdapat tebing curam di sekeliling lokasi kebakaran karena tidak jauh dari lokasi penambangan di lereng Merapi.

Ali memperkirakan kawasan yang terbakar merupakan semak-semak dan padang ilalang yang berada tidak jauh dari puncak Merapi.

"Jika api semakin membesar bisa merembet ke kawasan hutan pinus di bawahnya," kata Ali.

Ali belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang sering terjadi saat musim kemarau.

Meskipun belum membahayakan, Camat Srumbung mengimbau penduduk di lereng Merapi tetap waspada.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Magelang Edi Susanto berharap warga Desa Kemiren yang merupakan desa terdekat dari titik api tidak perlu panik karena lokasi kebakaran masih jauh dari tempat tinggal mereka.

Warga Kota Magelang yang berada sekitar 25 km dari puncak Merapi bisa menyaksikan kebakaran yang dari kejauhan seperti garis lurus berwarna merah dari lereng ke puncak gunung.(*)

__._,_.___
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Food Lovers

Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___