31 May 2008

[sobat-hutan] Mohon dipindahkan alamat email keanggotaan dimilis

Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Learn to live

a full life with these

healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Ribuan Burung Paruh Bengkok Diselundupkan ke Filipina

22/05/08 15:39
 
Ribuan Burung Paruh Bengkok Diselundupkan ke Filipina
 

Jakarta, (ANTARA News) - Setiap tahun sekitar 10.000 ekor burung jenis paruh bengkok, antara lain nuri dan kakatua, diduga ditangkap dari kawasan Halmahera Utara dan Sulawesi Utara, Provinsi Maluku Utara, untuk diperdagangkan di tingkat domestik dan dijual ke Filipina, kata lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan.
 
 
"Sekitar 41 persen burung yang ditangkap dari Halmahera diselundupkan ke Filipina lewat perdagangan di tengah laut, dengan perahu nelayan dan kapal `boat` pribadi," kata R Tri Prayudhi, seorang penggiat ProFauna Indonesia di Jakarta, Kamis siang.
 
 
Data tersebut diungkapkan dalam laporan investigasi terbaru ProFauna Indonesia yang berjudul "Pirated Parrot", yang menginvestigasi perdagangan burung paruh bengkok di Kepulauan Talaud, Halmahera Utara, dan Filipina pada periode Juni-September 2007.
 
 
Menurut temuan ProFauna, burung-burung paruh bengkok Indonesia terutama yang berasal dari Pulau Halmahera, Maluku Utara, banyak diselundupkan ke Filipina lewat pelabuhan di Desa Pelita, Kecamatan Galela, Halmahera Utara.
 
 
Jenis burung yang paling sering diselundupkan ke Filipina yakni kakatua putih (Cacatua alba), kesturi Ternate (Lorius garrulus), bayan (Eclectus roratus), dan nuri kalung ungu (Eos squamata).
 
 
"Penyelundupan burung paruh bengkok ke Filipina ini melanggar
ketentuan CITES (Konvensi Internasional tentang Perdagangan Spesies Terancam Punah), yang telah diratifikasi Indonesia sejak 1978," katanya.
 
 
Semua jenis burung paruh bengkok adalah spesies yang termasuk dalam apendiks II, yang boleh diperdagangkan asalkan spesies itu hasil penangkaran alias bukan hasil tangkapan langsung dari alam.
 
 
"Pada kenyataannya ternyata penangkapan masih saja terjadi, dan Departemen Kehutanan pun masih mengizinkan kuota tangkap," katanya menjelaskan. ProFauna mencatat, di tingkat penangkap, burung bayan dihargai 60.000 rupiah per ekor.
 
 
Saat dijual di Surabaya, harganya menjadi 600.000 rupiah, dan ketika sampai di Filipina dijual dengan harga Rp1 juta, katanya.
"Bila kita hitung 10.000 burung diselundupkan ke Filipina semua dengan harga 1 juta rupiah, maka negara Indonesia dirugikan 10 miliar rupiah per tahun," kata Tri. (*)
 
 
http://www.antara.co.id/arc/2008/5/22/ribuan-burung-paruh-bengkok-diselundupkan-ke-filipina/
 

__._,_.___
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Yahoo! Groups

Home Improvement

Learn and share

do-it-yourself tips.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

.

__,_._,___

30 May 2008

[sobat-hutan] Loss of biodiversity threatens livelihoods of world's poorest

 

Loss of biodiversity threatens livelihoods of world's poorest

By Emily Dugan
Friday, 30 May 2008

 

Reuters

The loss of the biodiversity in Amazon rainforests may have a disastrous effect on the world economy 

Mass extinctions of plants and animals could have a severe impact on the living standards of the poorest people on the planet and cost up to £40bn a year, the first major report into the economic impact of biodiversity loss has found.

Scientists say biodiversity is facing its greatest threat in millions of years, with three species dying out every hour. Now, the economic cost of such destruction has been assessed.

The Economics of Ecosystems and Biodiversity (Teeb) review analyses the financial impact of the loss of natural life. It is hoped that, like the Stern Review of Climate Change, which revolutionised the way countries looked at the economics of global warming, this report will galvanise government support for tackling the problem. Mankind is causing almost £40bn-worth of damage to land ecosystems each year, which is directly responsible for crises such as rocketing food prices.

"Urgent remedial action is essential because species loss and ecosystem degradation are inextricably linked to human well-being," said the report's author Pavan Sukhdev.

The Earth could lose 11 per cent of its natural areas by 2050 if we fail to combat loss of species diversity. Agriculture, the expansion of infrastructure and climate change would all contribute to this decline. "The loss of biodiversity and ecosystems is a threat to the functioning of our planet, our economy and society," the study, funded by the EU and the German government, warns.

Environmentalists welcomed the report's "Stern-like" recognition of biodiversity. The subject has failed to draw the same funding and interest as climate change despite links between the issues. "Biodiversity is not just a green issue – it is life support, providing food, fuel, fibre, medicines, pollination, soil fertility and water, said Gordon Shepherd, WWF International's director of international policy.

"We have to integrate biodiversity in all policies. The loss of biodiversity is now affecting the economy through the depletion of fish stocks from overfishing and illegal fishing to agricultural activities polluting river basins. The Teeb report recognises the economic value of biodiversity for the millions of people directly dependent on natural resources for their livelihoods."

Overfishing is one of the key areas explored in the study, which says all of the world's fisheries are likely to have collapsed within 50 years if current trends are not reversed. For the billion people who rely on fish protein, this would have a devastating impact.

Deforestation, by those seeking a profit from the woodlands, also causes a decline in species by destroying their habitats. It makes the ground less productive for cultivation and fewer trees results in less CO2 being absorbed, thus aiding global warming. This week, 60 countries meeting in Bonn pledged to halt net deforestation by 2020.

Earlier, the former UN secretary general Kofi Annan, in a lecture at King's College London, called for "nothing short of a green revolution" to tackle the effects of climate change. He said: "We need action to tackle the immediate food crisis and the long-term impact climate change will have on food supplies."

Putting a price on species richness

Medicines

Plants in the rainforests are crucial for both traditional and modern medicine. The rosy periwinkle, for example, is a key ingredient in anti-cancer drugs.

Estimated value: $1.58m (£799,000)

Erosion Control

Forests such as the Masoala National Park, in Madagascar, naturally protect the soil from erosion, which in turn reduces the sedimentation of rice paddies and fish nurseries.

Estimated value: $380,000

Carbon Storage

Avoiding deforestation helps lower the impact of climate change, as trees keep down CO2 levels. One rainforest can have an enormous role in curbing atmospheric CO2.

Estimated value: $105.1m

__._,_.___
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Lawn & Garden

on Yahoo! Groups

For all things

green and growing.

.

__,_._,___

29 May 2008

[sobat-hutan] Masyarakat Sipil Desak SBY Pecat Aburizal Bakrie

Masyarakat Sipil Desak SBY Pecat Aburizal Bakrie

 
Menurut putusan Majelis Hakim Bernomor 384/PDT.G/2006/PN.JKT.PST tanggal 27 November 2007 menyebutkan bahwa semburan lumpur panas Sidoarjo disebabkan oleh kekurang hati-hatian pengeboran yang dilakukan oleh Lapindo, karena belum terpasang casing atau pelindung secara keseluruhan. Fakta itu rupanya ingin disembunyikan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie. Dalam sebuah wawancara dengan SCTV pada tanggal  28/02/2008, sang menteri mengatakan Lapindo di dalam pengadilan dinyatakan tidak bersalah.

 
 

__._,_.___
Yahoo! News

Get it all here

Breaking news to

entertainment news

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Perusahaan Korea Garap Hutan Indonesia

 

Perusahaan Korea Garap Hutan Indonesia
Kamis, 29 May 2008 | 20:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kehutanan MS Kaban dan Menteri Kehutanan Korea Ha Young Je menandatangani memo kesepahaman untuk kerja sama investasi bidang kehutanan. Agenda kesepahaman tersebut meliputi investasi di lahan seluas 500 ribu hektar untuk hutan tanaman dan investasi industri bio energi serta reboisasi hutan.

500 ribu hektar lahan tersebut tersebar di Kalimantan, Papua, dan Jawa. Saat ini sudah 123 ribu hektar lahan yang sudah terealisasi di wilayah Kalimantan dan Papua. Tiga perusahaan yang saat ini bersiap untuk berinvestasi di lahan tersebut, koorporasi hutan Korea bekerja sama dengan Perhutani, PT Inni Joa, dan PT Tai Young Engreen.

Chief Executive Officer PT Inni Joa, Shin Myung Eob mengatakan, investasi di Indonesia nilainya mencapai US$ 70 juta. Luas lahan yang telah disiapkan sebesar 28-30 ribu hektar. "Kami berencana menanam karet dan tumbuhan unggul lainnya," ujarnya kepada Tempo, Kamis (29/5).

Sedangkan PT Tai Young Engreen menanamkan investasinya sebesar US$ 100 juta. Mereka akan menanam tumbuhan untuk bahan baku bubur kertas dan kayu.

Kaban mengatakan, kerja sama ini sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun realisasinya baru bisa terlaksana dua tahun kemudian. Alasannya, pihak Korea meminta lahan yang clean and clear. "Kami terus mengusahakan untuk lahan tersebut agar tidak timbul masalah dikemudian hari," ujarnya.

Menteri Kehutanan Korea Ha Young Je berharap agar 370 ribu hektar lahan dapat segera terealisasi. Rencananya sebesar seribu hektar ada di Papua, 125 ribu hektar berada di Kalimantan Timur, 133 hektar di Maluku, dan 13 ribu hektar di Jawa. Selain itu pihak Korea juga memberikan dana bantuan sebesar US$ 5 juta untuk panel proyek penelitian kehutanan.


FANNY FEBYANTI

__._,_.___
Yahoo! News

Fashion News

What's the word on

fashion and style?

Yahoo! Groups

Discover healthy

living groups and

live a full life.

All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

.

__,_._,___

28 May 2008

[sobat-hutan] Pernikahan Mewah Adinda Bakrie & Bencana Kelaparan Korban Lapindo

Pernikahan Mewah Adinda Bakrie & Bencana Kelaparan Korban Lapindo
 
Keterlaluan! Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan biaya pernikahan keponakan orang terkaya di Indonesia Aburizal Bakrie. Bagaimana tidak, Jika dihitung-hitung, biaya pernikahan Adinda Bakrie - keponakan Aburizal bakrie bulan Juli depan, setidaknya bisa memberi makan para pengungsi korban Lapindo di Pasar Baru Porong selama 8 bulan lebih.
 
 

__._,_.___
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Hari ini Dua Tahun Lapindo Menenggelamkan Sidoarjo

Hari ini Dua Tahun Lapindo Menenggelamkan Sidoarjo
 
Mereka dihinakan, tanpa daya…
Ya tanpa daya…..
(Kesaksian, Iwan Fals-Kantata Takwa)
 
Hari ini, 29 Mei 2008, dua tahun sudah, saudara-saudara kita ini menjadi pengungsi. Sebagian dari saudara-saudara kita itupun kini ada yang menjadi pengemis bahkan ada yang mengalami ganguan jiwa akibat beban kehidupan yang terlalu berat setelah tanah, rumah, harta dan harapan mereka terkubur lumpur Lapindo. Namun tak terasa, dua tahun sudah pula Lapindo membohongi kita semua.
 
 
 

__._,_.___
Yahoo! News

Get it all here

Breaking news to

entertainment news

Do-It-Yourselfers

Find Y! Groups

on Lawn & garden,

homes and autos.

Curves on Yahoo!

A group for women

to share & discuss

food & weight loss.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Hemat energi & kebijakan infrastruktur transportasi

Harian Bisnis Indonesia/Kamis, 29/05/2008 03:15 WIB



Hemat energi & kebijakan infrastruktur transportasi



Oleh Firdaus Cahyadi




Knowledge Sharing Officer for Sustainable Development, OneWorld-Indonesia



Sebuah portal berita ternama di Indonesia pada 19 Mei 2008 menurunkan tulisan mengenai jembatan Selat Sunda yang akan menjadi jembatan terpanjang di dunia. Dalam berita itu juga diungkapkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri yang akan meresmikan jembatan tersebut pada 2009.



Sepintas tidak ada hal yang perlu kita kritisi dari berita yang diturunkan oleh portal tersebut. Persoalan baru muncul ketika kita mencoba mengaitkan berita  itu dengan seruan hemat energi yang pernah diucapkan oleh Presiden SBY pada awal Mei 2008.



Pada awal bulan tersebut, untuk kesekian kalinya Presiden SBY menyerukan agar masyarakat dan pejabat pemerintah melakukan penghematan energi. Bahkan untuk melaksanakan seruan itu, SBY mengancam akan memotong fasilitas yang diterima pejabat pemerintah. Seruan itu terkait dengan semakin melambungnya harga bahan bakar minyak (BBM) di pasar internasional.



Namun, seruan hemat energi itu seakan dipatahkan rencana peresmian jembatan Selat Sunda oleh Presiden SBY. Bagaimana tidak, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra itu dipastikan akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah pemakaian kendaraan bermotor pribadi, khususnya di kawasan Jawa dan Sumatra. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa sektor transportasilah yang paling rakus mengonsumsi BBM.



Data dari Departemen Perhubungan menyebutkan konsumsi BBM sektor transportasi setiap tahun mencapai 31 juta kiloliter. Jumlah tersebut 50% dari total kebutuhan nasional sebesar 60 juta kiloliter per tahun. Data menyebutkan bahwa sektor transportasi mengonsumsi solar 14 juta kiloliter per tahun. Jumlah tersebut dinilai sangat besar dibandingkan dengan sektor lain.



Peningkatan laju pertumbuhan kendaraan bermotor pribadi yang dipacu oleh maraknya pembangunan infrastruktur jalan raya ditengarai menjadi penyebab dari pemborosan BBM dari sektor transportasi. Setidaknya pengalaman di dalam dan luar negeri menunjukkan hal itu. Pengalaman di California menunjukkan bahwa setiap 1% peningkatan panjang jalan raya dalam setiap mil akan menghasilkan peningkatan jumlah kendaraan yang lewat 0,9% dalam waktu lima tahun (Hanson, 1995).



Sementara itu, pengalaman di Jakarta juga menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1999-2003 saja, setiap ada pertambahan panjang jalan sepanjang 1 kilometer di kota ini, akan selalu diikuti dengan pertambahan jumlah kendaraan bermotor sebanyak 1.923 unit mobil pribadi dan 3.000 kendaraan bermotor roda dua (Kajian Jaringan Jalan Tol DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya, Mei 2005).



Pemborosan energi



Pemerintah selalu berdalih bahwa pembangunan infrastruktur jalan raya termasuk jembatan Selat Sunda untuk memudahkan distribusi barang. Namun, pertanyaanya adalah mengapa pilihan distribusinya harus berbasiskan jalan raya yang akan berdampak pada kenaikan penggunaan kendaraan bermotor dan berujung pada pemborosan energi?



Mengapa pilihannya tidak pada membangun jalur kereta api yang lebih hemat energi karena dapat memindahkan orang dan barang secara lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat daripada menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan raya?



Ketidakkonsistenan seruan hemat energi Presiden SBY semakin tampak dari serangkaian proyek pembangunan infrastruktur transportasi pemerintah yang menekankan pada pembangunan jalan raya di Pulau Jawa. Sebut saja rencana pembangunan enam jalan tol dalam Kota Jakarta dan jalan tol trans-Jawa.



Meskipun Pulau Jawa dan Kota Jakarta sudah sangat padat dengan kendaraan bermotor, namun tak menghalangi pemerintah untuk tetap memfasilitasi pertumbuhannya. Betapa tidak, di Provinsi Jawa Tengah misalnya, jika pada 2000 jumlah kendaraan mencapai dua juta kendaraan, maka pada 2004 jumlah itu sudah meningkat menjadi 3,5 juta kendaraan.



Sementara di Jawa Timur, berdasarkan data di UPT Dispenda Jatim, jumlah angka kendaraan bermotor (roda dua dan empat) pada September 2004 mencapai 108.078 unit. Rinciannya, 99.065 unit roda dua dan 9.013 unit roda empat.



Kondisi itu mengalami perubahan yang cukup besar pada periode September 2005. Pada periode yang sama 2005, jumlah kendaraan bermotor mengalami kenaikan 18.204 unit (18%) per tahun. Persisnya, jumlah total kendaraan menjadi 126.282 unit. Dengan rincian, 116.486 roda dua dan 9.796 roda empat.



Di Jakarta kondisinya lebih parah lagi. Jumlah kendaraan bermotor di Ibu Kota pada 2007 mencapai 5,7 juta unit. Adapun, penambahan kendaraan mencapai 1.127 unit per hari, 238 unit mobil dan 891 unit motor. Belum lagi penambahan kendaraan bermotor dari Depok, Tangerang, dan Bekasi yang mencapai 2.027 kendaraan per hari.



Paradigma lama



Dari uraian di atas tampak jelas bahwa kebijakan pembangunan infrastruktur transportasi rezim SBY tidak selaras dengan seruan Presiden sendiri mengenai hemat energi. Kebijakan infrastruktur transportasi rezim SBY tidak berubah dari paradigma lama yang menitikberatkan pada pembangunan jalan raya.



Padahal, jika seruan hemat energi dari Presiden SBY benar-benar serius hendak dijalankan, maka hal pertama yang harus dilakukannya adalah melakukan reformasi kebijakan infrastruktur transportasi. Hemat energi mengharuskan pembangunan infrastruktur transportasi diarahkan kepada pengembangan fasilitas transportasi publik dan bukan justru memfasilitasi pertumbuhan kendaraan bermotor pribadi melalui pembangunan jalan raya baru.



Kebijakan infrastruktur transportasi yang berbasiskan jalan raya jelas bertentangan dengan keinginan untuk melakukan gerakan hemat energi. Sebaliknya dari sisi industri otomotif hal itu justru menguntungkan.



Nah, beranikah Presiden SBY menabrak kepentingan industri otomotif dengan memformulasikan seruan hemat energinya ke dalam sebuah kebijakan pembangunan infrastruktur yang berpihak pada transportasi



publik?




Oleh Firdaus Cahyadi

Knowledge Sharing Officer for Sustainable Development, OneWorld-Indonesia


bisnis.com

URL : http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/opini/1id60786.html

__._,_.___
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

Dog Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about dogs.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

.

__,_._,___

[sobat-hutan] Dukung Kamis Putih Korban Lapindo

Mohon maaf atas pengiriman ganda
-----------------------------------------------------

KAMIS PUTIH UNTUK KORBAN LAPINDO

Dukung perjuangan dan tunjukkan solidaritas kepada korban Lumpur Lapindo.
Pakailah baju atau apapun berwarna putih di hari Kamis, 29 Mei. Itu
tanggal saat lumpur lapindo mengenangi Porong Sidoarjo.

Putih adalah simbol kesucian hati, pikiran, tindakan dan perkataan. Warna
putih merupakan simbol perlawanan terhadap segala bentuk kebohongan yang
pernah dilontarakan oleh Lapindo, pemerintah dan wakil rakyat selama ini.

Tertanda,
Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo

info lengkap, buka www.jatam.org

__._,_.___
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Yahoo! Groups

Women of Curves

Discuss food, fitness

and weight loss.

.

__,_._,___

27 May 2008

[sobat-hutan] Uang anda di Lumpur Lapindo?

Uang anda di Lumpur Lapindo?

Pemilik PT Lapido Brantas tak ada apa-apanya jika tidak didukung para pemegang saham, juga bank dan lembaga keuangan yang memberi pinjaman, baik dari dalam dan luar negeri. Mereka tersebar di 11 negara. Bank-bank ini tentu mendapat keuntungan dari pinjaman yang diberikan.

Coba cek nama-nama berikut. Jangan-jangan  bank anda juga mendanai pemilik PT Lapindo Berantas.
 
Baca selengkapnya di www.jatam.org

__._,_.___
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Women of Curves

on Yahoo! Groups

see how women are

changing their lives.

.

__,_._,___