30 April 2008

[sobat-hutan] 16 Mei 2008 - Batas akhir pendaftaran Bayer Young Environmental Envoy

Moderator dan anggota mailing list yang terhormat,
 
Berikut kami kirimkan informasi Bayer Young Environmental Envoy sekali lagi bagi rekan muda yang mengikuti mailing list ini bahwa pendaftaran program Bayer Young Environmental Envoy adalah 16 Mei 2008 (Cap Pos).

Bagi
kaum muda lingkungan yang memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan hidup serta memiliki kepemimpinan dan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan, baik di kampus maupun komunitas, Bayer Young Environmental Envoy merupakan kesempatan terbaik untukmu.
 
Empat duta muda lingkungan yang terpilih diantara kamu akan memperoleh kesempatan mengikuti kunjungan studi ke Jerman dan bertemu dengan utusan dari 17 negara lain untuk mempelajari dan memperoleh spektrum baru tentang pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan kalangan industri di Jerman.

Informasi lebih lanjut lihat www.bayeryoungenvoy.com atau hubungi
Corporate Communications PT Bayer Indonesia, telp. (021) 570 3661 ext. 1300, email: metamorph_pr@yahoo.co.id.

Informasi ini dapat Anda sebarluaskan kepada rekan-rekan Anda. Terima kasih. Semoga bermanfaat.


Best regards,
Fima Rosyidah
Phone : 021 - 53654012


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

.

__,_._,___

29 April 2008

[sobat-hutan] Bappenas Usulkan Utang Negara Diperbesar

Koran TEMPO/Rabu, 30 April 2008

Headline



Bappenas Usulkan Utang Negara Diperbesar



Sri Mulyani berkukuh APBN tetap aman.

JAKARTA -- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merekomendasikan tiga opsi kepada pemerintah untuk mengurangi tekanan terhadap anggaran negara akibat lonjakan harga minyak dunia, yang kini telah mendekati US$ 120 per barel.
Menurut Direktur Perencanaan Makro Bappenas Bambang Prijambodo, opsi pertama, pemerintah menekan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi dengan program penghematan, seperti penggunaan kartu kendali (smart card), konversi minyak tanah ke gas, dan penghematan konsumsi listrik. "Jika itu efektif, akan sangat membantu mengurangi beban subsidi," katanya kepada Tempo di Jakarta.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2008, asumsi harga minyak Indonesia (ICP) dipatok US$ 95 per barel. Kuota konsumsi BBM bersubsidi 35,5 juta kiloliter, dengan nilai subsidi Rp 126 triliun, dari sebelumnya Rp 46 triliun.
Naiknya beban subsidi BBM merupakan salah satu pemicu membengkaknya defisit anggaran 2008 dari semula 1,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 2,1 persen. Pinjaman asing dan lokal--penerbitan surat utang negara--merupakan salah satu sumber untuk menutup defisit itu.
Atas dasar itu, kata dia, Bappenas merekomendasi opsi kedua, yaitu pemerintah menaikkan lagi defisit anggaran lebih dari 2,1 persen. Sesuai dengan Undang-Undang Keuangan Negara, defisit anggaran diizinkan hingga 3 persen PDB. "Untuk menutupnya, pemerintah bisa menambah utang lagi," katanya.
Opsi ketiga, dia melanjutkan, pemerintah mengurangi lagi anggaran belanja kementerian dan lembaga negara lebih dari 10 persen.
Kemarin harga minyak mentah di pasar utama New York ditutup pada US$ 118,12 per barel. Pada kondisi itu, harga minyak mentah Indonesia (ICP) telah mendekati US$ 104 per barel. Beban subsidi diperkirakan bisa melonjak hingga Rp 200 triliun.
Para ekonom dan pelaku bisnis pun telah mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga BBM supaya anggaran tidak jebol. Tapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih akan mencari cara lain. Pemerintah baru akan memutuskan cara mengatasi lonjakan harga itu pada Juni mendatang.
Bambang Prijambodo menambahkan, Bappenas juga tak merekomendasi pemerintah menaikkan harga BBM karena keputusan itu bukanlah persoalan mudah. "Tak hanya sisi ekonomi yang harus dipertimbangkan, tapi juga sosial dan politik," ujarnya. "Menaikkan harga BBM merupakan opsi terakhir," dia menambahkan.
Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menegaskan APBN 2008 tetap aman kendati harga minyak dunia terus melonjak mendekati US$ 120. "Lagi pula kami sudah menyiapkan pengamanan agar APBN tetap aman," ujarnya di Jakarta kemarin. Agus Surpiyanto | Ezther Lastania


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

.

__,_._,___

24 April 2008

[sobat-hutan] MARI SALSA !! Belajar Salsa Gratis dengan Damaris Morales (Club Latino Jakarta)

MARI SALSA !

 

Creative Culture, Darmawangsa Square The Citywalk dan The Occasion mengundang Rekan-rekan untuk mengikuti

Talkshow  "Salsa" dan  "Clinique Salsa"

 

Sabtu, 26 April 2008

Pk. 18.30 – 20.00 WIB

Tempat Darmawangsa Square the Citywalk

Jl. Darmawangsa VI, Jakarta Selatan

 

Pembicara dan Instruktur: Damaris Morales

Demo Salsa : Club Latino Jakarta

 

Dapatkan Berbagai Doorprized !

GRATIS

Tempat Terbatas

 

Informasi dan Konfirmasi

Alin SP Apriliani 0818819944, 081317969944

Pia, 081807070138

 

 

Biarkan Malam Minggu Anda Diguncang Irama salsa!

 

 

Acara ini terselenggara berkat kerjasama 

Creative Culture, Darmawangsa Square , The Occasion,

Grand Canyon Café, dan Club Latino Jakarta

 

 

 



Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Get it all here

Breaking news to

entertainment news

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

.

__,_._,___

23 April 2008

[sobat-hutan] Paras Kebijakan Hutan Kita

 
24/04/2008 10:38 WIB


Paras Kebijakan Hutan Kita

[ penulis: Dewa Gumay | topik: Lingkungan ]


Bagaimana paras kebijakan hutan kita? Krisis moneter tahun 1997 memukul telak para konglomerat Indonesia ke titik bangkrut. Ini terjadi akibat penurunan nilai tukar rupiah yang sangat tajam. Industri kehutanan termasuk industri bubur kertas seharusnya tidak terpengaruh oleh melemahnya nilai rupiah, karena memiliki pendapatan dalam mata uang asing.

Pada kenyataannya, hampir seluruh industri kehutanan milik konglomerat, seperti Sinar Mas Group, Raja Garuda Mas Group, Kalimanis Group, Djajanti Group, dan Barito Group lebih memilih jalan bangkrut dengan tidak membayar kewajiban utangnya.

Bangkrutnya sektor korporasi kehutanan Indonesia secara sistematis, mengakibatkan sektor perbankan mengalami krisis liquiditas. Perbankan tidak memperoleh kembali pinjaman yang telah diberikan kepada sektor korporasi dan bunga pinjaman yang telah jatuh tempo. Akibatnya, Indonesia memilih jalan keluar dengan memanfaatkan pinjaman dari International Moneter Fund (IMF). Selama periode 1997-2000 utang Indonesia telah mencapai USD 16,18 miliar, dengan bunga USD 1,70 miliar (IMF, 2004).

Untuk membantu pemerintah Indonesia mengalami krisis moneter 1997, IMF bekerjasama dengan Bank Dunia dan Asian Development Bank (ADB). Sementara itu, Bank Dunia mengkoordinasi donor lainnya yang tergabung dalam Consultative Group on Indonesia (CGI). Sampai dengan tahun 2005, Bank Dunia telah menyalurkan pinjaman senilai USD 23,6 miliar kepada pemerintah Indonesia dan telah dibayarkan kembali sebesar USD 12,4 miliar.

Persoalan kemudian muncul, karena pinjaman tersebut bersyarat, dengan menggunakan skema adjusment loan yaitu pinjaman yang dapat segera dicairkan kepada pemerintah dengan kebutuhan pembiayaan eksternal untuk mendukung reformasi sektoral melalui perubahan kebijakan dan institusi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan yang lestari dan adil.

IMF dan Bank Dunia

International Moneter fund (IMF) dan Bank Dunia adalah dua institusi penting dengan tingkat pengaruh sangat dominan terhadap kebijakan sektor kehutanan Indonesia setelah krisis moneter tahun 1997. IMF adalah lembaga keuangan international yang dibentuk tahun 1945, beranggotakan 184 negara. Indonesia menjadi anggota IMF pada 1967.

Tujuan IMF adalah mempromosikan kerjasama international, memfasilitasi pertumbuhan perdagangan international, mendorong stabilitas nilai tukar mata uang, membantu terbentuknya sistem pembayaran multilateral, dan menjaga keseimbangan neraca pembayaran. IMF mendorong perdagangan bebas, globalisasi ekonomi, dan integrasi pasar keuangan global.

International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan International Development Association (IDA) atau dikenal dengan sebagai Bank Dunia adalah lembaga keuangan international yang memiliki misi untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan standar hidup penduduk di negara berkembang.

Bank Dunia juga memiliki beberapa group perusahaan yang digunakan untuk memberikan bantuan atau pinjaman, seperti International Finance Corperation (IFC), Multirateral Investment Guarantee Agency (MIGA), dan International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID). Masing-masing perusahaan tersebut mempunyai fokus yang berbeda-beda. Misalnya, IFC bertugas membantu pembiayaan di sektor swasta pada negara yang berisiko tinggi, MIGA memberikan asuransi (jaminan) risiko politik untuk investor dan kreditur bagi negara berkembang. Sementara, ICSID menawarkan jasa penyelesaian perselisihan antara investor asing dan negara tuan rumah.

Kebijakan hasil hutang

Kebijakan kehutanan kita, terlahir sebagai output dari proses balas jasa pencairan utang dari IMF dan Bank Dunia melalui CGI. Maka lahirlah kebijakan liberalisasi pasar di sektor kehutanan; antara lain pengurangan pajak ekspor atas kayu bulat, kayu gergajian, dan rotan.

Pajak ekspor turun menjadi 30 persen pada tahun 1998 dan menjadi 10 persen pada tahun 2000. kebijakan ini merupakan kewajiban pemerintah untuk menerapkan kebijakan struktural penghapusan tarif perdagangan, mengurangi pajak ekspor, deregulasi, dan privatisasi. Tujuannya adalah meningkatkan peran swasta dalam pembangunan infrastruktur.

Walton dan Bar, 2001, menjelaskan bahwa melalui proses CGI, Bank Dunia mendorong Departemen Kehutanan untuk mengembangkan 11 kebijakan, antara lain mengawasi penebangan kayu liar, memberlakukan moratorium sementara terhadap konversi hutan alam, memperkuat kapasitas pengelolaan kebakaran hutan, memperhitungkan nilai pasar sebenarnya dari kayu bulat, melakukan desentralisasi yang akan memperkuat pengelolaan hutan lestari, menyelesaikan penilaian pemetaan hutan, mengurangi dan merestrukturisasi industri-industri kayu dan meningkatkan daya saing mereka.

Dalam kerangka perubahan struktural, Departemen Kehutanan sejak 2001 menerapkan beberapa kebijakan yang dianjurkan CGI antara lain; mengendalikan penebangan kayu illegal, mengendalikan kebakaran hutan, restrukturisasi industri kehutanan, rehabilitasi hutan dan pengembangan hutan tanaman, dan desentralisasi pengelolaan kehutanan.

Lahirnya kebijakan tersebut tidak mengubah sedikitpun kondisi sektor kehutanan di Indonesia. Tingkat deforestrasi dan pencurian kayu terus meningkat, desentralisasi tidak mendukung kelestarian hutan, industri kayu tidak efisien dan banyak yang tidak beroperasi secara maksimal atau berhenti sama sekali setelah lepas dari pengelolaan BPPN, dan konflik sosial semakin tinggi antara perusahaan kehutanan dengan masyarakat.

Menurut Bambang Setiono, CIFOR, 2005 menyebutkan, ada empat penyebab gagalnya kebijakan kehutanan di Indonesia. Pertama, kebijakan yang dibuat tidak konsisten dengan kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kedua, kebijakan kehutanan yang ada tidak bisa menjawab permasalahan kelembagaan sektor kehutanan. Ketiga, kebijakan kehutanan tidak mampu mengakomodir semua kepentingan para pihak terkait kebijakan tersebut. Keempat, lemahnya koordinasi antarlembaga pembuat kebijakan tersebut dalam implementasi kebijakan.

Kebijakan ekonomi IMF dan Bank Dunia mendorong berperannya investor asing jangka pendek, sementara revitalisasi ekonomi dan sektor kehutanan memerlukan investor baru yang bersedia melakukan investasi untuk jangka panjang.




*) Penulis adalah pegiat sosial dan lingkungan, tinggal di Banda Aceh

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Odd News

You won't believe

it, but it's true

Earth Day 2008

Get things and

get things for free.

Find out how.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

.

__,_._,___