16 December 2007

[sobat-hutan] Putusan Bebas Kasus Korupsi dan Illegal Logging Meningkat

Refleksi: Apakah meningkat trend membebaskan terdakwa kasus dugaan korupsi dan illegal logging ini bukan implentasi politik "Tebang Pilih"  pemerintah NKRI?

 

Putusan Bebas Kasus Korupsi dan Illegal Logging Meningkat
Minggu, 16 Desember 2007 | 20:20 WIB

 

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqqodas mengatakan sepanjang tahun ini putusan hakim yang membebaskan terdakwa kasus dugaan korupsi dan illegal logging meningkat. "Trennya meningkat," ujar Busyro saat dihubungi Tempo, Minggu (16/12).

Menurut Busyro, dibebaskannya Adelin Lis dalam kasus pembalakan liar oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan adalah salah satu contohnya. Bebasnya Adelin ini, kata Busyro, menjadi kasus yang paling mencolok yang ditangani Komisi Yudisial pada tahun ini.

Busyro menjelaskan putusan hakim yang membebaskan kasus korupsi tersebar di berbagai daerah. Satu di antaranya adalah vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang dalam kasus korupsi yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Semarang.

"Mereka dikenai hukuman percobaan," kata Busyro. Menurut dia, untuk kasus korupsi, hukuman di bawah satu tahun saja sudah melanggar, "Apalagi ini hukuman percobaan" ujarnya.

Putusan janggal seperti ini, kata Busyro, terjadi di berbagai tingkatan pengadilan. "Pengadilan negeri, tinggi, dan Mahkamah Agung," katanya. Namun, Busyro belum bisa memerinci data jumlah putusan yang janggal terkait dengan kasus korupsi dan pembalakan liar tersebut.

Busyro menyatakan munculnya putusan janggal tersebut akibat rendahnya integritas moral dan intelektual hakim. Selain itu, kata Busyro, karena rendahnya sense of crisis para hakim. "Mereka tidak memikirkan dampak sosial dari putusan tersebut," katanya.
m. Iqbal


__._,_.___
Yahoo! News

Kevin Sites

Get coverage of

world crises.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

.

__,_._,___

No comments: