23 October 2007

[sobat-hutan] Re: [mediacare] Pernyataan Sikap Walhi Bali

 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, October 23, 2007 3:54 PM
Subject: [mediacare] Pernyataan Sikap Walhi Bali

Pernyataan Sikap

³Hutan Kita Bukan Toilet Karbon Negara Maju²

Salam Adil dan Lestari!!!

Perubahan Iklim saat ini menjadi pembicaraan yang serius karena merupakan
ancaman bagi kehidupan di bumi. Perubahan iklim terjadi akibat naiknya suhu
bumi yang merupakan hasil dari aktivitas manusia dan menjadi bukti gagalnya
model pembangunan global yang bersandar pada eksploitasi dan ektraksi sumber
daya alam secara berlebihan.Kenaikan suhu bumi 0,6º C saat ini menyebabkan
banyak pihak mencari cara untuk membuat keadaan tidak menjadi lebih buruk
lagi (mitigasi). Akibat konsentrasi karbon yang bertambah secara signifikan
di permukaan udara (atmosfir) pasca Revolusi Industri, kenaikan suhu bumi
ini tidak dapat dihindari sehingga kenaikannya harus dibatasi dibawah 2º C.
Jika tidak mengambil langkah nyata ( business as usual) maka diperkirakan
suhu bumi akan naik 5º C yang berakibat pada kekacauan iklim di semua
belahan bumi.

Walaupun telah ada Konvensi Perubahan Iklim (UNFCCC) maupun Protokol Kyoto,
ternyata konsentrasi gas rumah kaca tidaklah berkurang secara signifikan.
Malah banyak pakar yang menyatakan, bahwa Protokol Kyoto tidak berjalan
efektif akibat Amerika Serikat dan Australia sebagai negara yang memiliki
kontribusi besar dalam pelepasan karbon, tidak mau tunduk pada komitmen
protokol. Kemudian negara berkembang yang harus menjadi korban pertama atas
prilaku negara-negara maju tersebut, karena negara-negara berkembang tidak
memiliki sumber daya yang cukup untuk menyesuaikan diri (adaptasi).

Pertemuan Para Pihak Konvensi Perubahan Iklim yang akan diadakan di
Indonesia desember nanti membuat pemerintah Indonesia melihat peluang besar
untuk menggalang dana-dana dari negara maju. Baik dana adaptasi maupun
mitigasi dalam bentuk mendorong mekanisme Carbon Sink masuk kedalam CDM
(Clean Development Machanism). Mekanisme Penyerapan Karbon (Carbon sink)
adalah mekanisme penyerapan atau perosot karbon dengan menggunakan pohon,
tanah, dan laut untuk menyerap karbon yang ada di atmosfir. Saat ini
pemerintah Indonesia berencana ¹mengontrakkan¹ hutan tropis Indonesia untuk
dijadikan hutan penyerap karbon dari emisi yang dikeluarkan negara maju.
Hutan dengan luas 91 juta hektar ini ditawarkan dengan harga 5 ­ 20 dollar
Amerika per hektar, mekanisme ini bukanlah jawaban atas akar permasalahan
perubahan iklim. Negara maju yang mengeluarkan uangnya untuk mekanisme
penyerapan karbon di negara berkembang akan mendapatkan ¹surat ijin¹ untuk
tetap berhak mencemari atmosfir tanpa harus menurunkan emisi mereka
(membayar untuk mencemari).

Untuk itu, kami Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah
Bali menyatakan bahwa:

Menolak mekanisme Carbon Sink masuk kedalam CDM. Karena bukan merupakan
jawaban atas akar masalah perubahan iklim melainkan sebagai alat penebus
dosa negara maju yang telah mencemari bumi kita sejak Revolusi Industri dan
tidak mau menurunkan emisi mereka; Mekanisme ini justru akan mengambil alih
hak-hak masyarakat adat atas hutan, lahan dan sumber daya alam mereka atas
nama penyelamatan hutan tropis. Dan hutan Indonesia belumlah bersih dari
berbagai masalah, seperti konflik penguasaan antara masyarakat adat dengan
negara maupun dengan swasta, jadi mekanisme ini justru akan menambah
kompleks permasalahan yang akhirnya akan meminggirkan dan memiskinkan
masyarakat adat.

Menuntut pertanggung jawaban negara maju (Annex 1) untuk memberikan
kompensasi bagi negara-negara berkembang sebagai bentuk hutang sejarah dan
hutang ekologis. Karena telah mengeksploitasi sumber daya alam di negara
berkembang untuk kepentingan konsumsi negara maju sehingga menyebabkan
negara berkembang mengalami kerentanan ekologis. Selain itu, negara maju
memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menurunkan emisi gas rumah
kaca, karena 85 % emisi total dunia berasal dari negara-negara maju.

Menyerukan kepada Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah Pertemuan Para
Pihak Konvensi Perubahan Iklim (COP 13 UNFCCC) mengambil posisi strategis
untuk menjadi pemimpin bagi negara-negara berkembang dalam mengangkat posisi
tawar dan menegosiasikan hak-haknya kepada negara maju; bukan justru menjadi
calo ¹real estate¹ hutan Indonesia.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat, dalam rangka menuntut keadilan atas
atmosfer kita yang saat ini di dominasi oleh segelintir kelompok istimewa.

Denpasar, 23 Oktober 2007

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali
Alamat:
Tukad Tegalwangi, No.8 Sesetan - Denpasar
Phone: 0361-245995
email: walhibali_org@yahoo.com ­ bali@walhi.or.id
Untuk informasi lengkap perubahan iklim bali dan gambar photo aksi protes
silahkan kunjungi www.walhibali.blogspot.com


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.6/1086 - Release Date: 22/10/2007 19:57

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! News

Sexual Health

Get important

sex health news

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___

No comments: