28 October 2007

Re: [sobat-hutan] Re: [mediacare] Pernyataan Sikap Walhi Bali

Om Swastyastu,

Saya mendukung 'Pernyataan sikap' WALHI Bali.
Negara-negara kapitalis/industri yang menamakan
dirinya 'negara maju' memang memikirkan pemecahan
masalah hanya dengan uang saja, tanpa mau mengkoreksi
dirinya, apalagi mau mengambil langkah-langkah konkrit
untuk melindungi alam.
Masalah bahaya 'pemanasan global' (global warming)
sudah lama saya 'dharma-wacanakan' kepada sisia-sisia
saya, dan meminta agar mereka menanam pohon-pohon di
tanah-tanah yang kosong. Saya memberi contoh, Gerya
Lingga, tempat tinggal saya, kesan dari luar seperti
hutan karena penuh dengan pohon, misalnya jepun,
camplung, bambu kuning, mangga, belimbing, bahkan
sampai perdu 'kresek'. Maka walaupun di Buleleng yang
panas, Gerya saya terasa sangat sejuk.

Selamat berjuang, viva WALHI !

Om Santih, santih, santih, Om
Bhagawan Dwija
-------------------------------------------------------

--- mediacare <mediacare@cbn.net.id> wrote:

>
> ----- Original Message -----
> From: SEKA FOUNDATION
> To: mediacare@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, October 23, 2007 3:54 PM
> Subject: [mediacare] Pernyataan Sikap Walhi Bali
>
>
> Pernyataan Sikap
>
> ³Hutan Kita Bukan Toilet Karbon Negara Maju²
>
> Salam Adil dan Lestari!!!
>
> Perubahan Iklim saat ini menjadi pembicaraan yang
> serius karena merupakan
> ancaman bagi kehidupan di bumi. Perubahan iklim
> terjadi akibat naiknya suhu
> bumi yang merupakan hasil dari aktivitas manusia
> dan menjadi bukti gagalnya
> model pembangunan global yang bersandar pada
> eksploitasi dan ektraksi sumber
> daya alam secara berlebihan.Kenaikan suhu bumi
> 0,6º C saat ini menyebabkan
> banyak pihak mencari cara untuk membuat keadaan
> tidak menjadi lebih buruk
> lagi (mitigasi). Akibat konsentrasi karbon yang
> bertambah secara signifikan
> di permukaan udara (atmosfir) pasca Revolusi
> Industri, kenaikan suhu bumi
> ini tidak dapat dihindari sehingga kenaikannya
> harus dibatasi dibawah 2º C.
> Jika tidak mengambil langkah nyata ( business as
> usual) maka diperkirakan
> suhu bumi akan naik 5º C yang berakibat pada
> kekacauan iklim di semua
> belahan bumi.
>
> Walaupun telah ada Konvensi Perubahan Iklim
> (UNFCCC) maupun Protokol Kyoto,
> ternyata konsentrasi gas rumah kaca tidaklah
> berkurang secara signifikan.
> Malah banyak pakar yang menyatakan, bahwa Protokol
> Kyoto tidak berjalan
> efektif akibat Amerika Serikat dan Australia
> sebagai negara yang memiliki
> kontribusi besar dalam pelepasan karbon, tidak mau
> tunduk pada komitmen
> protokol. Kemudian negara berkembang yang harus
> menjadi korban pertama atas
> prilaku negara-negara maju tersebut, karena
> negara-negara berkembang tidak
> memiliki sumber daya yang cukup untuk menyesuaikan
> diri (adaptasi).
>
> Pertemuan Para Pihak Konvensi Perubahan Iklim yang
> akan diadakan di
> Indonesia desember nanti membuat pemerintah
> Indonesia melihat peluang besar
> untuk menggalang dana-dana dari negara maju. Baik
> dana adaptasi maupun
> mitigasi dalam bentuk mendorong mekanisme Carbon
> Sink masuk kedalam CDM
> (Clean Development Machanism). Mekanisme
> Penyerapan Karbon (Carbon sink)
> adalah mekanisme penyerapan atau perosot karbon
> dengan menggunakan pohon,
> tanah, dan laut untuk menyerap karbon yang ada di
> atmosfir. Saat ini
> pemerintah Indonesia berencana ¹mengontrakkan¹
> hutan tropis Indonesia untuk
> dijadikan hutan penyerap karbon dari emisi yang
> dikeluarkan negara maju.
> Hutan dengan luas 91 juta hektar ini ditawarkan
> dengan harga 5 ­ 20 dollar
> Amerika per hektar, mekanisme ini bukanlah jawaban
> atas akar permasalahan
> perubahan iklim. Negara maju yang mengeluarkan
> uangnya untuk mekanisme
> penyerapan karbon di negara berkembang akan
> mendapatkan ¹surat ijin¹ untuk
> tetap berhak mencemari atmosfir tanpa harus
> menurunkan emisi mereka
> (membayar untuk mencemari).
>
> Untuk itu, kami Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
> (WALHI) Eksekutif Daerah
> Bali menyatakan bahwa:
>
> Menolak mekanisme Carbon Sink masuk kedalam CDM.
> Karena bukan merupakan
> jawaban atas akar masalah perubahan iklim
> melainkan sebagai alat penebus
> dosa negara maju yang telah mencemari bumi kita
> sejak Revolusi Industri dan
> tidak mau menurunkan emisi mereka; Mekanisme ini
> justru akan mengambil alih
> hak-hak masyarakat adat atas hutan, lahan dan
> sumber daya alam mereka atas
> nama penyelamatan hutan tropis. Dan hutan
> Indonesia belumlah bersih dari
> berbagai masalah, seperti konflik penguasaan
> antara masyarakat adat dengan
> negara maupun dengan swasta, jadi mekanisme ini
> justru akan menambah
> kompleks permasalahan yang akhirnya akan
> meminggirkan dan memiskinkan
> masyarakat adat.
>
> Menuntut pertanggung jawaban negara maju (Annex 1)
> untuk memberikan
> kompensasi bagi negara-negara berkembang sebagai
> bentuk hutang sejarah dan
> hutang ekologis. Karena telah mengeksploitasi
> sumber daya alam di negara
> berkembang untuk kepentingan konsumsi negara maju
> sehingga menyebabkan
> negara berkembang mengalami kerentanan ekologis.
> Selain itu, negara maju
> memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam
> menurunkan emisi gas rumah
> kaca, karena 85 % emisi total dunia berasal dari
> negara-negara maju.
>
> Menyerukan kepada Pemerintah Indonesia sebagai
> tuan rumah Pertemuan Para
> Pihak Konvensi Perubahan Iklim (COP 13 UNFCCC)
> mengambil posisi strategis
> untuk menjadi pemimpin bagi negara-negara
> berkembang dalam mengangkat posisi
> tawar dan menegosiasikan hak-haknya kepada negara
> maju; bukan justru menjadi
> calo ¹real estate¹ hutan Indonesia.
>
> Demikian pernyataan sikap ini kami buat, dalam
> rangka menuntut keadilan atas
> atmosfer kita yang saat ini di dominasi oleh
> segelintir kelompok istimewa.
>
> Denpasar, 23 Oktober 2007
>
> Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali
> Alamat:
> Tukad Tegalwangi, No.8 Sesetan - Denpasar
> Phone: 0361-245995
> email: walhibali_org@yahoo.com ­ bali@walhi.or.id
> Untuk informasi lengkap perubahan iklim bali dan
> gambar photo aksi protes
> silahkan kunjungi www.walhibali.blogspot.com
>
>
>
>
>
>
>
----------------------------------------------------------
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.6/1086 -
> Release Date: 22/10/2007 19:57
>

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Yahoo! News

Get it all here

Breaking news to

entertainment news

HDTV Support

on Yahoo! Groups

Help with Samsung

HDTVs and devices

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

No comments: